Search

Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2011

Trik Agar Percakapan Makin Hangat

0 komentar
Percakapan hangat dapat Anda cipta dengan orang baru tanpa melibatkan informasi pribadi.


Ketika mencoba berbicara dengan orang asing di sebuah pesta atau acara, Anda pasti berusaha membuka diri untuk menciptakan percakapan yang hangat. Namun seperti apa percakapan yang baik tanpa melibatkan informasi yang terlalu pribadi pada momen perkenalan? Caranya, terlibatlah dalam sebuah pembicaraan lebih sering. Selain itu, gunakan beberapa trik berikut untuk mencairkan suasana seperti dilansir dari laman Daily Mail.

Menyapa
Mungkin terdengar mudah tetapi tidak, tidak ada yang lebih mengerikan selain menghampiri seseorang yang tidak Anda kenal dan memperkenalkan diri. Namun hal itu adalah satu-satunya cara untuk memulai suatu percakapan.

Beranilah
Hal pertama yang dilakukan adalah mencari informasi dasar, selalu netral, jangan mengomentari gaya berbusana seseorang, karena bisa saja dia adalah pasangan dari orang yang Anda ajak bicara.

Obrolan ringan
Setiap orang yang Anda temui bangun obrolan ringan dan terbuka dengan mereka. Jangan terlalu sombong, tanyalah cuaca, pekerjaan, dan liburan. Mungkin bagus membicarakan berita di koran, namun berhati-hatilah topik tertentu bisa mengganggu keyakinan politik pribadi.

Jadilah diri sendiri
Cobalah membuka pertanyaan dengan siapa selebriti yang Anda idolakan atau kamu ingin hidup di era berapa? Luangkan waktu untuk memikirkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Penasaran
Tertariklah kepada orang yang Anda ajak bicara dan Anda tidak akan merasa terjebak. Berbicara dengan seseorang tentang dir mereka, dan mereka akan mendengarkan. Anda juga akan menpelajari sesuatu yang baru dan mempeluas wawasan Anda.

Jangan ragu untuk menyela
Bukan berarti Anda harus mendengarkan seseorang selama berjam-jam. Ada yang dimaksud dengan pendengar yang aktif, berpartisipasi dalam percakapan dan merubah subjek pembicaraan jika dirasa sudah membosankan.

Berlatih
Percakapan, obrolan kecil di pesta kantor atau obrolan dari hati ke hati dengan yang tercinta, seperti keahlian lainnya, butuh latihan. Jadi kenapa tidak mulai sekarang? Telepon sahabat, atau matikan televisi dan mulai percakapan dengan anak-anak Anda. Atau beranikan diri untuk bertemu orang asing, keluarkan senyum terbaik anda dan katakan "hai".

Senin, 03 Oktober 2011

Telepon gratis dengan android ke seluruh indonesia

0 komentar
Dengan diperkenalkannya fasilitas VoIP pada perangkat android kelas menengah ke atas, dimana perangkat tersebut sudah memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas VoIP secara default.VoIP merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan orang untuk meneruskan panggilan ke tempat yang jauh di dunia dengan biaya panggilan yang secara signifikan lebih rendah. berikut sedikit penjelasan tentang pengaturan pada perangkat android anda.

Cara setting telepon gratis dengan VoipRakyat di Android.

  1. Daftar ke http://www.voiprakyat.or.id/ untuk mendapatkan akses ke server voiprakyat.or.id,dan akan diberikan username (6 digit nomor voip) XXXXXX@voiprakyat.or.id dan password.Supaya tidak lupa, printout atau catat informasi login dan password.
  2. Download dari market, aplikasi bernama Sipdroid Base. Untuk mencarinya gunakan kata kunci “sipdroid” di Search.
  3. Buka aplikasi sipdroid touch OPTION | Settings | SIP Account Line 1.
  4. Isi Authorization Username dengan nomor voip yang diberikan.( misalnya 123456@voiprakyat.or.id berarti nomor 123456 yang harus diisi)
  5. Isi kotak Password dengan password yang diberikan.
  6. Isi Server or Proxy dengan voiprakyat.or.id.
  7. Scroll ke bawah dan centangkan kotak Use WLAN,Use 3G dan Use EDGE dan kemudian kita BACK ke Menu Settings.
  8. Buka Audio/Video dan rubah semua setting yang ada ke Highest. Kecuali VideoQuality karena kita tidak pakai Videostreaming. Kita kembali BACK 2 kali ke front aplikasi Sipdroid.
  9. Isi Phone Number dgn nomor 901 untuk test koneksi ke server VoipRakyat. Bila ada suara keluar yang menyebutkan tanggal dan jam berarti Sipdroid sudah tersambung ke Voipserver. 
Indikator pada perangkat AndroidDi Homescreen android sebelah kiri dalam notification bar ada lampu atau titik yang berwarna mengindikasikan status.Merah = tidak tersambung ke server.Kuning = sedang registrasi ke server VOIP.Hijau = tersambung ke server.

INCOMING SEARCH TERMS :
telepon gratis, nelpon gratis lewat yahoo email, nelpon gratis, gratis telepon, cara nelpon gratis via internet, telepon internet, alat alat komunikasi internet, aplikasi telepon gratis, telepon gratis via internet, telpon gratis via internet, cara telpon gratis via internet, aplikasi nelpon lewat internet, telepon gratis pakai internet, aplikasi nelpon gratis, nelpon gratis dari internet, telepon via skype, NELPON SECARA LANSUNG, cara telpon gratis dari internet, software terbaru nelpon gratis 2011, cara nelpon gratis lewat internet, telepon gratis via skype

source : 
  • google.co.id
  • voiprakyat.or.id

Rabu, 07 September 2011

Mich AG mempromosikan keamanan komputer kepada orang-orang muda

0 komentar
Livonia, Mich - Michigan. Jaksa Agung Bill Schuette telah mendatangi sekolah - sekolah untuk memberi ceramah tentang pentingnya keamanan pada komputer.
Schuette mengunjungi kelas rabu di Holmes Middle School di Livonia dekat Detroit. Itu merupakan bagian dari program keamanan cyber yang dimulai sejak tahun 2007 oleh pendahulunya, Mike Cox.
Schuette mengatakan anak-anak membutuhkan alat untuk mengenali dan menghindari predator yang ada di dunia  Internet. Perwakilan dari kantor kejaksaan yang tersedia untuk berbicara kepada siswa siswi .
Sesi ini disesuaikan dengan usia para siswa. Schuette telah memperbarui beberapa program yang berguna untuk memasukkan informasi tentang pengganggu (hacker,spammer,dll) di Internet dan transfer foto yang eksplisit atau secara seksual pada ponsel nirkabel(smartphone / ponsel berteknologi tinggi). Ada juga informasi yang tersedia untuk para orang tua dan tenaga pendidik yang ingin membahas isu-isu yang sedang beredar di forum mereka sendiri.

sumber : http://www.chicagotribune.com/news/chi-ap-mi-schuette-cybersaf,0,911997.story

Kamis, 25 November 2010

Trik Sukses Lewati Masa Percobaan!

0 komentar
Berikut Ini adalah hal-hal penting yang harus Anda lewati dari bulan ke bulan agar Anda lolos melewati 'ranjau-ranjau' percobaan:

- Bulan pertama
Pada bulan pertama masa percobaan, Anda wajib mengenal orang-orang yang akan bekerja sama dengan Anda. Dalam hal inl Anda harus bersikap 'pro aktif, jangan cuma diam menunggu orang memberi tahu Anda. Kalau ada hal yang kurang Anda pahami, cobalah untuk bertanya pada rekan-rekan baru Anda atau bahkan bos Anda. Jangan ragu untuk berkumpul dan berbincang-bincang dengan rekan-rekan, misalnya saat makan siang. Ingat, kesuksesan orang dalam pekerjaan bukan semata-mata karena dia pintar tapi juga ditunjang oleh kemampuannya bergaul.

- Bulan kedua
Setelah melewati masa kerja sebulan, rekan-rekan dan bos Anda tentu sudah bisa melihat performa kerja Anda dalam bentuk kongkrit. Memuaskan atau tidaknya hasil kerja Anda, tentu tak akan luput dari penilaian. Seperti apa, pekerjaan yang diharapkan perusahaan, mungkin masih misteri. Maka dibulan kedua ini jangan sekalipun Anda 'lengah'. Jangan sekalipun Anda bolos kerja dan jangan menolak tugas-tugas yang diberikan pada Anda. Dalam mengerjakan tugas, sesuaikan dengan deadline. Sekali Anda bolos atau menolak tugas, penilaian terhadap diri Anda akan minus.

- Bulan ketiga
Memasuki bulan ketiga tentunya Anda harus sudah semakin memahami budaya perusahaan, karakterbos dan rekan-rekan, dan yang penting Anda harus sudah semakin menguasai pekerjaan (job desc) Anda. Di masa inipun Anda harus lebih berani melakukan 'gebrakan'. Tawarkan diri Anda untuk membantu mengerjakan proyek-proyek sulit yang tengah dikerjakan perusahaan. Bergabunglah dengan tim yang handal, Anda bisa belajar lebih banyak dari situ.
Nan bagaimana setelah melewati masa tiga bulan..? Apakah usaha Anda berhenti sampai disitu? Tentu saja tidak! Karena tidak ada kata 'berhenti' untuk terus menggali dan meningkatkan kompetensi diri. Selamanya Anda harus melewati proses. Dan proses itu akan terus berlanjut sampai kapanpun. So, jika Anda berhasil mengaktualisasikan diri selama tiga bulan dan setelahnya, Anda bukan saja akan disahkan sebagai karyawan tetap, tetapi akan cepat mendapatkan promosi jabatan. 
.:: Good luck..! ::.

Selasa, 16 November 2010

Tips Mengenal Sahabat Sejati

0 komentar
Tips mengenal ciri sahabat sejati :
1. Jika engkau berbuat baik kepadanya maka ia juga akan melindungimu.
2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatannya dengannya ia akan membalasnya.
3. Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya untuk menolongmu.
4. Jika engkau menawarkan kebaikan kepadanya, ia akan menyambutnya.
5. Jika ia memperoleh kebaikan darimu, ia akan menghargainya.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu, ia akan beupaya mengingatkan dan menutupnya.
7. Jika engkau berdiam diri ( karena malu atau segan) maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
8. Jika bencana menimpamu maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu.
9. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkannya.
10. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka ia akan membantu rencana itu.
11. Jika engkau dengannya berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga tali persahabatan.

Selasa, 09 November 2010

7 Langkah Membangun Percaya Diri Yang Tak Tergoyahkan

0 komentar
Tak dapat dipungkiri kita semua pasti pernah mengalami rasa tak percaya diri sesekali waktu. Adakalanya agak sulit untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri itu sewaktu kita sedang membutuhkan. Sebenarnya ada latihan sederhana yang dapat dipraktekkan untuk mendapatkan rasa percaya diri Anda agar kembali ke jalurnya secepat mungkin saat dibutuhkan. Berikut kami sampaikan tujuh langkah membangun rasa percaya diri yang tak tergoyahkan.
1. Perhatikan Postur Tubuh - Mungkin kedengarannya ini tak memiliki hubungan dengan rasa percaya diri yang kita bicarakan ini, tetapi sebenarnya bagaimana sikap duduk atau berdiri Anda, mengirimkan pesan tertentu pada orang-orang yang ada di sekekliling Anda. Jika pesan tersebut memancarkan rasa percaya diri, Anda akan mendapatkan tanggapan positif dari orang lain dan tentu saja ini akan memperbesar rasa percaya diri Anda sendiri. Jadi mulai perhatikan sikap duduk dan berdiri untuk menunjukan Anda memiliki rasa percaya diri.

2. Bergaulah Dengan Orang-Orang Yang Memiliki Rasa Percaya Diri Dan Berpikiran Positif - Lingkungan membawa pengaruh besar pada seseorang. Jika Anda terus menerus berbaur dengan orang yang memiliki rasa rendah diri, pengeluh dan pesimis, seberapa besarpun percaya diri yang Anda miliki, perlahan tapi pasti akan pudar dan terseret mengikuti lingkungan Anda. Sebaliknya, jika Anda dikelilingi orang-orang yang penuh kebahagiaan dan percaya diri, makan akan tercipta pula atmosfir positif yang membawa keuntungan bagi diri Anda.

3. Ingat Kembali Saat Anda Merasa Percaya Diri - Percaya diri adalah sebuah perasaan, dan jika Anda pernah merasakannya sekali, tak mustahil untuk merasakannya lagi. Mengingat kembali pada saat dimana Anda merasa percaya diri dan terkontrol akan membuat Anda mengalami lagi perasaan itu dan membantu meletakan kerangka rasa percaya diri itu dalam pikiran.

4. Latihan - Kapanpun Anda ingin merasakan rasa percaya diri, kuncinya adalah latihan sesering mungkin. Bahkan Anda dapat membawanya dalam tidur. Dengan kemampuan yang terlatih, Anda tak akan kesulitan menampilkan rasa percaya diri kapanpun itu dibutuhkan.

5. Kenali Diri Sendiri - Pikirkan segala hal tentang apa yang Anda sukai berkenaan dengan diri sendiri dan segala yang Anda tahu dapat Anda lakukan dengan baik. Jika Anda kesulitan melakukan ini, ingat tentang pujian yang Anda peroleh dari orang-orang - Apa yang mereka katakan - Anda melakukannya dengan baik? Sebuah gagasan bagus untuk menuliskan semua ini, hingga Anda bisa melihatnya lagi untuk mengibarkan rasa percaya diri kapanpun Anda membutuhkan inspirasi.

6. Jangan Terlalu Keras Pada Diri Sendiri - Jangan terlalu mengkritik diri sendiri, jadilah sahabat terbaik bagi diri Anda. Namun, saat seorang teman sedang melalui masa sulit, Anda tak akan mau terlibat dalam masalahnya hingga menguras emosi Anda sendiri kan? Tentu saja Anda tak mau. Pebicaraan yang positif dapat berubah jadi senjata terbaik untuk menaikan rasa percaya diri, jadi pastikan Anda menanam kebiasaan ini, jangan biarkan permasalahan orang lain membuat Anda jadi terpuruk.

7. Jangan Takut Mengambil Resiko - Jika Anda seorang pengambil resiko, Anda pasti akan temukan kalau tindakan ini mampu membuahkan rasa percaya diri. Tak ada yang lebih bermanfaat dalam menumbuhkan rasa percaya diri layaknya mendorong diri sendiri keluar dari zona nyaman. Selain itu, tindakan ini juga berfungsi bagus untuk mengurangi rasa takut Anda akan ha-hal yang tak Anda ketahui, plus bisa dari pembangkit rasa percaya diri yang luar biasa.

Lebih dari segalanya, selalu ingatlah bahwa Anda memiliki bakat dan kemampuan. Pastikan Anda selalu melakukan yang terbaik untuk semua itu dan inilah yang akan jadi batu loncatan terbaik untuk membangun rasa percaya diri yang tak tergoyahkan.

Rabu, 13 Oktober 2010

Bagaimana Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong

0 komentar
Mampu mengetahui seseorang sedang berbohong kepada anda akan sangat membantu kehidupan anda menjadi lebih baik. Coba anda bayangkan sebentar saja …

- Apakah anda mempunyai perasaan yang tidak nyaman jika anda tidak dapat segera mengetahui bahwa seseorang sedang memceritakan sebuah kebohongan kepada anda?
- Apakah anda menjalani sebuah kehidupan dimana anda berkomunikasi dengan banyak orang dan seringkali anda mempunyai sebuah perasaan sepertinya seseorang sedang berbohong kepada anda tetapi anda tidak dapat mengidentifikasinya siapa?

Sebetulnya jawabannya adalah sederhana. Lihatlah gerak-gerik lawan bicara anda, lihatlah mata dan senyumannya. Kenapa? Karena ….. bahasa tubuh tidak dapat berbohong.

Saya yakin kita semua pernah mendapatkan suatu pengalaman dimana kita mendengarkan seseorang bercerita dan meskipun kata-katanya terdengar masuk akal dan nyata, tetapi ada ‘sesuatu’ yang memberitahukan kepada kita bahwa sepertinya orang ini tidak menceritakan sebuah kebenaran. ‘Sesuatu’ ini sebetulnya adalah sebuah pesan dari otak yang ingin melindungi kita. Otak kita mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk membaca dengan cepat semua yang kita lihat serta menguraikan tanda-tanda/sinyal-sinyal. Semakin sering kita melatih otak kita untuk menganalisa sesuatu, semakin cepat dan akurat kemampuan otak kita.


Ada 2 cara orang-orang saling berinteraksi: kata-kata dan bahasa tubuh. Kadang-kadang satu dari dua cara ini mendominasi yang lain, tetapi biasanya mereka bertindak bersama-bersama. Secara singkat cara kerjanya adalah sebagai berikut : setelah otak menganalisa kata-kata dan bahasa tubuh lawan bicara kita, otak akan mengirimkan suatu pesan kepada kita, yang akan membuat kita bereaksi positif atau negatif seperti kecurigaan, keyakinan atau keraguan.

Ketika 2 cara ini, kata-kata dan bahasa tubuh memperlihatkan suatu sinkronisasi, artinya kita dan lawan bicara kita berhasil mendapatkan suatu komunikasi yang efektif dan informasi yang disampaikan adalah sebuah kejujuran. Tetapi bagaimana jika ada kontradiksi antara kata-kata yang diucapkan dengan cara kita mengucapkannya? Saya pernah membaca bahwa ada lebih dari 1 juta bahasa tubuh. Jadi kita disini berbicara tentang tanda-tanda/sinyal-sinyal yang luar biasa banyaknya. Tetapi sekali lagi seperti yang telah saya katakan diatas, semakin sering kita menganalisa bahasa tubuh ini, semakin pandai juga kita mengartikan apakah lawan bicara kita sedang bicara kebohongan atau kejujuran. Kadang-kadang kita harus mengkombinasikan 2 sampai 3 bahasa tubuh untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang akurat.

Sebelum kita berbicara lebih lanjut bagaimana mengetahui seseorang berbohong atau tidak, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu 4 tipe pembohong :

1. Pembohong Sesekali

Kita semua pasti pernah melakukan kebohongan selama hidup. Pembohong sesekali tidak biasa berbohong, hanya karena beberapa alasan mereka melakukannya, mungkin karena ingin melindungi dirinya, temannya, orang yang ia cintai atau seseorang yang lain. Perlu diketahui bahwa di balik setiap kebohongan selalu ada ketakutan. Ketakutan untuk menghadapi suatu kenyataan. Pembohong sesekali memikirkan betul-betul apa yang akan diucapkannya sehingga tampak masuk akal. Tetapi karena mereka tidak biasa berbohong, bahasa tubuhnya tetap memperlihatkan banyak tanda/sinyal yang menunjukkan bahwa mereka sedang berbohong. Sehingga tidak terlalu sulit mengidentifikasi tipe pembohong seperti ini.

2. Pembohong Berkali-kali

Pembohong berkali-kali adalah orang-orang yang berbohong ‘dengan teratur’. Tidak seperti pembohong sesekali, pembohong berkali-kali tidak mempunyai waktu untuk berpikir tentang kebohongan karena mereka berbohong sepanjang hidupnya. Tetapi mereka sebetulnya menyadari bahwa mereka berbohong. Orang-orang ini sering terjebak dengan tindakan yang mereka lakukan yang tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.

3. Pembohong Alami

Pembohong alami adalah orang-orang yang berbohong secara terus menerus dan seringkali mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang berbohong. Bahasa tubuh mereka pun terlihat sangat alami, karena terbiasa berbohong. Namun ketika mereka ditekan dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan, bahasa tubuhnya memperlihatkan adanya kontradiksi yang mengidentifikasikan bahwa mereka sedang menyembunyikan sesuatu. Tipe pembohong alami agak mirip dengan pembohong berkali-kali. Mungkin anda pernah mendengar istilah ’sok tahu’, ya ini adalah salah satu contoh tipe pembohong alami.

4. Pembohong Profesional

Jenis pembohong ini berbohong untuk suatu tujuan tertentu atau sengaja ingin mengelabui kita. Mereka mempelajari segala kemungkinan dan mengetahui persis apa yang ingin mereka ucapkan. Mereka membuat skenario, memperhitungkan resiko kegagalan dan membuat rencana-rencana cadangan. Meskipun mereka terlatih untuk menggunakan bahasa tubuhnya, tetapi selalu ada ada hal kecil yang terlewatkan oleh mereka. Kita dapat mengetahui hal-hal kecil tersebut dengan sering mengamati tentu saja. Salah satu contoh tipe pembohong seperti ini adalah salesman, mohon maaf sebelumnya yang saya maksudkan disini adalah salesman yang terlalu berlebihan mempromosikan suatu produk padahal produknya sendiri mempunyai kualitas yang sangat rendah. Contoh yang lain adalah para politikus yang korup, mereka sengaja mengelabui publik untuk kepentingan pribadi.
Bagaimana anda dapat mengetahui bahwa seseorang sedang berbohong?

Tidak harus menjadi seorang psikolog untuk dapat mempelajari dan mengetahui bahwa seseorang sedang berbicara kebohongan atau kejujuran. Seorang psikolog yang sudah mahir dapat mengetahui persis pasiennya sedang berbohong atau tidak, seperti psikolog yang mewawancara Putri Diana saat itu. Dia menyatakan bahwa Putri Diana berkata jujur ketika diwawancarai perihal perselingkuhan suaminya, Pangeran Charles.

Anda pun bisa menganalisa seperti itu dengan latihan yang terus menerus tentu saja. Psikolog pun bisa karena mereka terbiasa membaca dan menganalisa orang setiap harinya.

Seperti yang telah disebutkan diatas ada 1 juta bahasa tubuh yang berbeda, saya akan merangkum beberapa yang umum saja yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong atau tidak :

- Posisi tubuh dapat menjadi bukti yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong, karena disadari ataupun tidak disadari ada hubungan yang kuat antara pikiran dan ekspresi.

- Nafas yang tiba-tiba. Dalam setiap kebohongan, detak jantung akan meningkat dan nafas akan menjadi dangkal/cepat. Biasanya pembohong akan mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan perasaannya. Cara ini juga yang diterapkan oleh mesin pendeteksi kebohongan, yaitu dengan mengukur detak jantung orang yang sedang diinterogasi/diwawancara.

- Kegelisahan di bagian-bagian tubuh. Hal ini dapat terlihat dengan berbagai cara, tergantung dari orangnya. Gerakan yang gugup akan menarik perhatian kita terutama dapat kita rasakan ketika kita berbicara dengan seseorang yang kita kenal dan orang tersebut melakukan gerakan yang tidak seperti biasanya. Berikut adalah contoh kegelisahan di bagian-bagian tubuh :

- Gerakan tubuh yang maju-mundur, apakah dalam posisi duduk maupun berdiri.

- Posisi yang tiba-tiba berubah. Sebagai contoh, lawan bicara kita sedang menyilangkan salah satu kakinya diatas kaki yang lain, dan ketika mulai menjawab pertanyaan kita, dia merubah posisi kakinya. Orang yang berbohong, sekalipun dia seorang profesional, akan merasakan ketidaknyamanan ketika dia berbohong. Tubuh akan selalu menyesuaikan perasaan kita tanpa kita sadari, jadi posisi yang tiba-tiba berubah ini adalah sinyal yang baik yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong.

- Gerakan-gerakan yang tidak disadari dari tangan dan kaki. Sebagai contoh: menggoyangkan kaki, menggoyangkan tangan diatas meja, kedua tangan direkatkan kuat-kuat, kedua paha saling menekan bersama-sama. Jika lawan bicara kita sedang dalam posisi duduk dan kemudian ia merubah arah telapak kaki ke arah yang lain, itu juga merupakan tanda bahwa orang tersebut sedang berbohong.

- Senyuman yang palsu. Senyuman identik dengan keakraban dan kepercayaan, dan para pembohong seringkali menyalahgunakannya. Jadi bagaimana membedakan senyuman pembohong? Para pembohong biasanya akan tersenyum cukup sering dan tiba-tiba, yang sebetulnya tidak pada tempatnya dia harus tersenyum.

- Terlalu banyak aksi-aksi ’sok akrab’, seperti : menepuk punggung anda, menyentuh anda ataupun mendekatkan posisinya pada anda. Lawan bicara anda akan merasa kikuk ketika berbohong sehingga mereka akan menyembunyikan kekikukannya dengan melakukan tindakan-tindakan tersebut. Akan sangat sulit memutuskan bahwa seseorang sedang berbohong jika dia melakukan tindakan-tindakan yang bersahabat seperti itu. Ini adalah respon manusia yang alamiah. Tetapi tetap perlu diingat, bahwa jika anda merasa bahwa keakraban dari lawan bicara anda sudah berlebihan, berhati-hatilah.

Satu lagi, sebuah kata bijak yang sangat populer mengatakan bahwa “ketika seseorang berbohong akan terlihat jelas di matanya.”, mungkin anda juga pernah mendengarnya. Tapi bagi saya cara ini cukup sulit dilakukan dibandingkan cara-cara diatas.

dikutip dari berbagai sumber

16 Cara Menggunakan Bahasa Tubuh

0 komentar
Secara garis besar, bahasa tubuh terdiri dari bagaimana cara anda duduk, cara anda berdiri, cara anda menggunakan kedua tangan dan kaki anda, serta apa yang anda lakukan ketika berbicara dengan seseorang.

Dibawah ini adalah beberapa bahasa tubuh yang perlu anda perhatikan ketika berbicara dengan seseorang :

1. Jangan silangkan kaki dan tangan anda.

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa menyilangkan tangan atau kaki dapat menunjukkan bahwa anda tertutup terhadap lawan bicara anda dan ini tidak menciptakan hubungan pembicaraan yang baik. Bukalah selalu posisi tangan dan kaki anda.

2. Lakukan kontak mata, namun bukan menatapnya.

Dengan melakukan kontak mata pada lawan bicara anda dapat membuat hubungan pembicaraan menjadi lebih baik dan anda dapat melihat apakah mereka sedang mendengarkan anda atau tidak. Namun juga bukan dengan menatapnya (terus menerus), karena akan membuat lawan bicara anda menjadi gelisah.
Jika anda tidak terbiasa melakukan kontak mata pada lawan bicara anda, memang anda akan merasakan ketidaknyamanan pada saat pertama kali. Namun lakukan saja terus dan anda akan terbiasa suatu saat nanti.

3. Buatlah jarak antara kedua kaki anda.

Memberi jarak antara kedua kaki (tidak dirapatkan) baik dalam posisi berdiri maupun duduk menunjukkan bahwa anda cukup percaya diri dan nyaman dengan posisi anda.

4. Santaikan bahu anda.

Ketika anda merasa tegang, anda akan merasakan juga ketegangan di kedua bahu anda. Biasanya terlihat dari posisi bahu yang sedikit terangkat dan maju ke depan. Cobalah untuk mengendurkan ketegangan dengan menggerakkan bahu anda dan mundurkan kembali posisinya ke belakang atau bersandar.

5. Mengangguk ketika lawan bicara anda sedang berbicara.

Mengangguk menandakan bahwa anda memang sedang mendengarkan. Namun bukan berarti anda mengangguk berlebihan (terus menerus dan cepat) layaknya burung pelatuk , karena anda akan terlihat seperti dibuat-buat.

6. Jangan membungkuk, duduklah dengan tegak.

Membungkuk menandakan bahwa anda tidak bergairah, dan tegak disini maksudnya adalah tetap dalam koridor santai, tidak tegang.

7. Condongkan badan, namun jangan terlalu banyak.

Jika anda ingin menunjukkan bahwa anda tertarik dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara anda, condongkan sedikit tubuh anda ke arahnya. Namun jangan juga terlalu condong karena anda terlihat seperti akan meminta sesuatu.
Jika anda ingin menunjukkan bahwa anda cukup percaya diri dan santai, condongkan sedikit badan anda ke belakang. Namun juga jangan terlalu condong, karena anda akan terlihat arogan.

8. Tersenyum dan tertawa.

Bercerialah, jangan terlalu serius. Santai, tersenyum bahkan tertawa jika seseorang menceritakan sesuatu hal yang lucu. Orang akan cenderung mendengarkan anda jika anda terlihat sebagai orang yang positif. Namun juga jangan menjadi orang yang pertama kali tertawa jika anda sendiri yang menceritakan cerita lucu nya, karena anda akan terkesan gugup dan seperti minta dikasihani.
Tersenyumlah ketika anda berkenalan dengan seseorang, namun jangan pula tersenyum terus menerus karena anda akan dianggap menyimpan sesuatu dibalik senyuman anda.

9. Jagalah posisi kepala anda tetap lurus.

Jangan melihat ke bawah ketika anda berbicara dengan seseorang. Anda akan terlihat seperti tidak nyaman berbicara dengan lawan bicara anda dan juga terlihat seperti orang yang tidak percaya diri.

10. Jangan terburu-buru.

Ini bisa berlaku untuk apa saja. Bagi anda yang mempunyai kebiasaan berjalan dengan cepat, cobalah sesekali untuk memperlambat jalan anda. Selain anda akan terlihat lebih tenang dan penuh percaya diri, anda juga akan merasakan tingkat stress anda berkurang.

11. Hindari gerakan-gerakan yang menunjukkan bahwa anda gelisah.

Seperti menyentuh muka anda, menggoyang-goyangkan kaki anda atau mengetuk-ngetuk jari anda di atas meja dengan cepat. Gerakan-gerakan semacam itu menunjukkan bahwa anda gugup dan dapat mengganggu perhatian lawan bicara atau orang-orang yang sedang berbicara dengan anda.

12. Efektifkan penggunaan tangan anda.

Daripada anda menggunakan tangan anda untuk hal-hal yang dapat mengganggu perhatian lawan bicara anda, seperti disebutkan dalam point 11 diatas, lebih baik anda menggunakan tangan anda untuk membantu menjelaskan apa yang anda sampaikan.

13. Rendahkan gelas minuman anda.

Seringkali kita berbicara dengan seseorang sambil memegang gelas minum di depan dada kita. Sikap ini agak kurang baik karena akan membuat ‘jarak’ yang cukup jauh antara anda dan lawan bicara anda. Rendahkan posisi gelas minuman anda, bahkan jika perlu anda memegangnya sampai di dekat kaki.

14. Jangan berdiri terlalu dekat.

Orang yang merubah posisinya menjadi terlalu dekat pada lawan bicaranya dapat menandakan bahwa ia sedang menyembunyikan sesuatu atau mempunyai maksud tertentu. Selain itu tentu saja akan membuat lawan bicaranya menjadi tidak nyaman. Jagalah selalu jarak ’privacy’ antara anda dan lawan bicara anda.

15. Berkaca.

Dalam buku-buku mengenai penjualan, saya sering menemukan tentang istilah berkaca ini. Pada intinya ketika 2 orang terkoneksi dan melakukan hubungan pembicaraan yang positif, mereka secara tidak sadar akan saling berkaca satu sama lain. Dalam arti anda akan sedikit meniru bahasa tubuh lawan bicara anda, begitu juga sebaliknya.
Anda dapat juga melakukan teknik berkaca yang proaktif (dengan sadar) untuk lebih meningkatkan kualitas hubungan anda dan lawan bicara anda. Sebagai contoh, jika lawan bicara anda sedikit mencondongkan badannya ke depan, anda dapat juga mencondongkan badan anda ke depan. Jika lawan bicara anda menaruh satu tangannya di atas meja, anda juga dapat melakukan hal yang sama. Namun tetap perlu diingat, jangan melakukan gerakan tiruan dengan jeda waktu yang sangat singkat dan hampir semua gerakan ditiru. Lawan bicara anda akan melihat suatu keanehan dan tampak seperti sirkus.

16. Jagalah selalu sikap anda.

Apa yang anda rasakan akan tersalur lewat bahasa tubuh dan dapat menjadi perbedaan yang besar terhadap kualitas hubungan anda dan lawan bicara anda. Tetaplah jaga sikap yang positif, terbuka dan santai.

Perlu diingat bahwa anda dapat merubah bahasa tubuh yang kurang baik, tentu saja selama anda memahami bahwa untuk menciptakan kebiasaan yang baru memerlukan sebuah proses. Jangan juga mencoba melakukan semua dengan sekaligus karena akan membuat anda bingung dan penat.

Fokus saja pada 2-3 bahasa tubuh yang menjadi prioritas anda dan perbaiki terus menerus selama 3-4 minggu. Setelah waktu tersebut anda akan menciptakan suatu kebiasaan yang baru. Kemudian anda dapat melanjutkannya lagi untuk 2-3 bahasa tubuh berikutnya.

dikutip dari berbagai sumber

Arti Bahasa Tubuh (umum)

0 komentar
Bahasa tubuh Anda akan mengirimkan sinyal kepada pikiran bawah sadar lawan bicara. Lewat bahasa tubuh, tabir perasaan lawan bicara akan tersibak.

Kita bisa mempelajari bahasa tubuh lawan bicara. Purnawan E. Andoko dari Wellness World memberi rahasianya:

Bahasa Kepala
- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.

Bahasa Mata
- 60 persen menatap langsung: tertarik.
- 80 persen tatapan langsung: tertarik secara seksual.
- 100 persen tatapan langsung: perlawanan.
- Penghindaran tatapan: me¬nyem¬bunyikan sesuatu.
- Lensa mata membesar: sangat tertarik.
- Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/kanan: tertarik pada Anda.
- Lirik kanan/kiri langsung: bosan.
- Kedipan cepat: tidak setuju.

Bahasa Tangan
- Telapak terbuka ke atas: jujur terbuka.
- Telapak di saku atau tertutup: menyembunyikan sesuatu.
- Mengepal: tegang, tidak nyaman, marah.
- Menutup mulut/hidung: indikasi berbohong.
- Membentuk kerucut: percaya diri atau yakin.
- Tangan di atas meja: siap untuk setuju.
- Jari mengetuk-ngetuk: bosan atau ingin bicara.

Gerakan Lain
- Dada atau pinggul didekatkan: tertarik secara seksual.
- Kaki mengetuk lantai: ingin bicara atau bosan.

Nada atau Kecepatan Bicara
- Lambat dan nada akhir turun: yakin dan menguasai.
- Penekanan kata: otoritatif.
- Nada dan kecepatan meninggi: emosi, tegang, atau menyembunyikan sesuatu.

Bahasa Penolakan
- Kaki atau tangan bersilang.
- Melirik ke kiri/kanan, kepala menoleh ke kiri atau kanan.
- Tatapan langsung minimal.
- Mengetukkan jari atau kaki. Arah kaki tidak kepada Anda.
- Postur tubuh tertutup.

Bahasa Keterbukaan
- Tatapan langsung banyak dengan lensa mata membesar.
- Tangan menangkup membentuk menara.
- Arah kaki kepada Anda.
- Postur tubuh terbuka.

Bahasa Siap Menerima
- Kontak mata lebih 60 persen dan banyak senyum lepas.
- Tubuh atau kepala mencondong kepada Anda.
- Banyak anggukan dan wajah menghadap langsung ke Anda.
- Tangan terbuka di atas meja.

Bahasa Curiga
- Postur tubuh tertutup
- Tangan berada di saku atau posisi menyilang.
- Tatapan melalui sudut mata (lirikan) berulang kali.
- Arah kaki menyerong.

Bahasa Tidak Jujur
- Banyak menatap ke samping khususnya pada bagian kata atau kalimat bohong.
- Tangan sering menutup mulut atau hidung, atau meraba hidung atau telinga.
- Postur tidak nyaman.

sumber : kompas.com

Selasa, 12 Oktober 2010

Lebih Dalam Mengenai Stres

0 komentar
Seringkali stres didefinisikan dengan hanya melihat dari stimulus atau respon yang dialami seseorang. Definisi stres dari stimulus terfokus pada kejadian di lingkungan seperti misalnya bencana alam, kondisi berbahaya, penyakit, atau berhenti dari kerja. Definisi ini menyangkut asumsi bahwa situasi demikian memang sangat menekan tapi tidak memperhatikan perbedaan individual dalam mengevaluasi kejadian. Sedangkan definisi stres dari respon mengacu pada keadaan stres, reaksi seseorang terhadap stres, atau berada dalam keadaan di bawah stres (Lazarus & Folkman, 1984).

Definisi stres dengan hanya melihat dari stimulus yang dialami seseorang, memiliki keterbatasan karena tidak memperhatikan adanya perbedaan individual yang mempengaruhi asumsi mengenai stresor. Sedangkan jika stres didefinisikan dari respon, maka tidak ada cara yang sistematis untuk mengenali mana yang akan jadi stresor dan mana yang tidak. Untuk mengenalinya, perlu dilihat terlebih dahulu reaksi yang terjadi. Selain itu, banyak respon dapat mengindikasikan stres psikologis yang padahal sebenarnya bukan merupakan stres psikologis. Dari penjelasan tersebut, terlihat bahwa respon tidak dapat secara reliabel dinilai sebagai reaksi stres psikologis tanpa adanya referensi dari stimulus (Lazarus & Folkman, 1984).



Singkatnya, semua pendekatan stimulus-respon mengacu pada pertanyaan krusial mengenai stimulus yang menghasilkan respon stres tertentu dan respon yang mengindikasikan stresor tertentu. Yang mendefinisikan stres adalah hubungan stimulus-respon yang diobservasi, bukan stimulus atau respon. Stimulus merupakan suatu stresor bila stimulus tersebut menghasilkan respon yang penuh tekanan, dan respon dikatakan penuh tekanan bila respon tersebut dihasilkan oleh tuntutan, deraan, ancaman atau beban. Oleh karena itu, stres merupakan hubungan antara individu dengan lingkungan yang oleh individu dinilai membebani atau melebihi kekuatannya dan mengancam kesehatannya (Lazarus & Folkman, 1984).


Proses Pengalaman Stres
Stres merupakan persepsi yang dinilai seseorang dari sebuah situasi atau peristiwa. Sebuah situasi yang sama dapat dinilai positif, netral atau negatif oleh orang yang berbeda. Penilaian ini bersifat subjektif pada setiap orang. Oleh karena itu, seseorang dapat merasa lebih stres daripada yang lainnya walaupun mengalami kejadian yang sama. Selain itu, semakin banyak kejadian yang dinilai sebagai stresoroleh seseorang, maka semakin besar kemungkinan seseorang mengalami stres yang lebih berat.

Perbedaan tingkat perkembangan antara anak-anak dengan orang dewasa tidak membuat perbedaan besar dalam hal pembentukan persepsi manusia. Teori appraisal dari Lazarus sudah diaplikasikan dalam penelitian terhadap anak. Salah satu penelitian yang dimaksud adalah penelitian oleh Johnson dan Bradlyn (dalam Wolchik & Sandler, 1997), yang ditujukan untuk meneliti appraisal positif dan negatif terhadap suatu peristiwa serta seberapa besar pengaruh peristiwa tersebut terhadap seorang anak.

Menurut Lazarus (1991) dalam melakukan penilaian tersebut ada dua tahap yang harus dilalui, yaitu :

1. Primary appraisal
Primary appraisal merupakan proses penentuan makna dari suatu peristiwa yang dialami individu. Peristiwa tersebut dapat dipersepsikan positif, netral, atau negatif oleh individu. Peristiwa yang dinilai negatif kemudian dicari kemungkinan adanya harm, threat, atau challenge. Harm adalah penilaian mengenai bahaya yang didapat dari peristiwa yang terjadi. Threat adalah penilaian mengenai kemungkinan buruk atau ancaman yang didapat dari peristiwa yang terjadi. Challenge merupakan tantangan akan kesanggupan untuk mengatasi dan mendapatkan keuntungan dari peristiwa yang terjadi (Lazarus dalam Taylor, 1991). Pentingnya primary appraisal digambarkan dalam suatu studi klasik mengenai stres oleh Speisman, Lazarus, Mordkoff, dan Davidson (dalam Taylor, 1991). Studi ini menunjukkan bahwa stres bergantung pada bagaimana seseorang menilai suatu peristiwa.

Primary appraisal memiliki tiga komponen, yaitu:
Goal relevance; yaitu penilaian yang mengacu pada tujuan yang dimiliki seseorang, yaitu bagaimana hubungan peristiwa yang terjadi dengan tujuan personalnya.
Goal congruence or incongruenc; yaitu penilaian yang mengacu pada apakah hubungan antara peristiwa di lingkungan dan individu tersebut konsisten dengan keinginan individu atau tidak, dan apakah hal tersebut menghalangi atau memfasilitasi tujuan personalnya. Jika hal tersebut menghalanginya, maka disebut sebagai goal incongruence, dan sebaliknya jika hal tersebut memfasilitasinya, maka disebut sebagai goal congruence.
Type of ego involvement; yaitu penilaian yang mengacu pada berbagai macam aspek dari identitas ego atau komitmen seseorang.

2. Secondary appraisal

Secondary appraisal merupakan penilaian mengenai kemampuan individu melakukan coping, beserta sumber daya yang dimilikinya, dan apakah individu cukup mampu menghadapi harm, threat, dan challenge dalam peristiwa yang terjadi.
Secondary appraisal memiliki tiga komponen, yaitu:
Blame and credit: penilaian mengenai siapa yang bertanggung jawab atas situasi menekan yang terjadi atas diri individu.
Coping-potential: penilaian mengenai bagaimana individu dapat mengatasi situasi menekan atau mengaktualisasi komitmen pribadinya.
Future expectancy: penilaian mengenai apakah untuk alasan tertentu individu mungkin berubah secara psikologis untuk menjadi lebih baik atau buruk.

Pengalaman subjektif akan stres merupakan keseimbangan antara primary dan secondary appraisal. Ketika harm dan threat yang ada cukup besar, sedangkan kemampuan untuk melakukan coping tidak memadai, stres yang besar akan dirasakan oleh individu. Sebaliknya, ketika kemampuan coping besar, stres dapat diminimalkan.



Respon Stres
Taylor (1991) menyatakan, stres dapat menghasilkan berbagai respon. Berbagai peneliti telah membuktikan bahwa respon-respon tersebut dapat berguna sebagai indikator terjadinya stres pada individu, dan mengukur tingkat stres yang dialami individu. Respon stres dapat terlihat dalam berbagai aspek, yaitu:

Respon fisiologis; dapat ditandai dengan meningkatnya tekanan darah, detak jantung, detak nadi, dan sistem pernapasan.
Respon kognitif; dapat terlihat lewat terganggunya proses kognitif individu, seperti pikiran menjadi kacau, menurunnya daya konsentrasi, pikiran berulang, dan pikiran tidak wajar.
Respon emosi; dapat muncul sangat luas, menyangkut emosi yang mungkin dialami individu, seperti takut, cemas, malu, marah, dan sebagainya.
Respon tingkah laku; dapat dibedakan menjadi fight, yaitu melawan situasi yang menekan, dan flight, yaitu menghindari situasi yang menekan.



COPING STRES
Proses Coping Stres
Stres yang muncul pada anak akan membuat anak melakukan suatu coping (Mu’tadin, 2002). Coping adalah suatu tindakan merubah kognitif secara konstan dan merupakan suatu usaha tingkah laku untuk mengatasi tuntutan internal atau eksternal yang dinilai membebani atau melebihi sumber daya yang dimiliki individu. Coping yang dilakukan ini berbeda dengan perilaku adaptif otomatis, karena coping membutuhkan suatu usaha, yang mana hal tersebut akan menjadi perilaku otomatis lewat proses belajar. Coping dipandang sebagai suatu usaha untuk menguasai situasi tertekan, tanpa memperhatikan akibat dari tekanan tersebut. Namun coping bukan merupakan suatu usaha untuk menguasai seluruh situasi menekan, karena tidak semua situasi tersebut dapat benar-benar dikuasai. Maka, coping yang efektif untuk dilakukan adalah coping yang membantu seseorang untuk mentoleransi dan menerima situasi menekan dan tidak merisaukan tekanan yang tidak dapat dikuasainya (Lazarus & Folkman, 1984).

Menurut Lazarus & Folkman (1984), dalam melakukan coping, ada dua strategi yang dibedakan menjadi :

1. Problem-focused coping
Problem-focused coping, yaitu usaha mengatasi stres dengan cara mengatur atau mengubah masalah yang dihadapi dan lingkungan sekitarnya yang menyebabkan terjadinya tekanan.

2. Emotion-focused coping.
Emotion-focused coping, yaitu usaha mengatasi stres dengan cara mengatur respon emosional dalam rangka menyesuaikan diri dengan dampak yang akan ditimbulkan oleh suatu kondisi atau situasi yang dianggap penuh tekanan.

Individu cenderung untuk menggunakan problem-focused coping dalam menghadapi masalah-masalah yang menurut individu tersebut dapat dikontrolnya. Sebaliknya, individu cenderung menggunakan emotion focused coping dalam menghadapi masalah-masalah yang menurutnya sulit untuk dikontrol (Lazarus & Folkman, 1984). Terkadang individu dapat menggunakan kedua strategi tersebut secara bersamaan, namun tidak semua strategi coping pasti digunakan oleh individu (Taylor, 1991). Para peneliti menemukan bahwa penggunaan strategi emotion focused coping oleh anak-anak secara umum meningkat seiring bertambahnya usia mereka (Band & Weisz, Compas et al., dalam Wolchik & Sandler, 1997).

Suatu studi dilakukan oleh Folkman et al. (dalam Taylor, 1991) mengenai kemungkinan variasi dari kedua strategi terdahulu, yaitu problem-focused coping dan emotion focused coping. Hasil studi tersebut menunjukkan adanya delapan strategi coping yang muncul, yaitu :

Problem-focused coping

Confrontative coping; usaha untuk mengubah keadaan yang dianggap menekan dengan cara yang agresif, tingkat kemarahan yang cukup tinggi, dan pengambilan resiko.
Seeking social support; yaitu usaha untuk mendapatkan kenyamanan emosional dan bantuan informasi dari orang lain.
Planful problem solving; usaha untuk mengubah keadaan yang dianggap menekan dengan cara yang hati-hati, bertahap, dan analitis.

Emotion focused coping

Self-control; usaha untuk mengatur perasaan ketika menghadapi situasi yang menekan.
Distancing; usaha untuk tidak terlibat dalam permasalahan, seperti menghindar dari permasalahan seakan tidak terjadi apa-apa atau menciptakan pandangan-pandangan yang positif, seperti menganggap masalah sebagai lelucon.
Positive reappraisal; usaha mencari makna positif dari permasalahan dengan terfokus pada pengembangan diri, biasanya juga melibatkan hal-hal yang bersifat religius.
Accepting responsibility; usaha untuk menyadari tanggung jawab diri sendiri dalam permasalahan yang dihadapinya, dan mencoba menerimanya untuk membuat semuanya menjadi lebih baik. Strategi ini baik, terlebih bila masalah terjadi karena pikiran dan tindakannya sendiri. Namun strategi ini menjadi tidak baik bila individu tidak seharusnya bertanggung jawab atas masalah tersebut.
Escape/avoidance; usaha untuk mengatasi situasi menekan dengan lari dari situasi tersebut atau menghindarinya dengan beralih pada hal lain seperti makan, minum, merokok, atau menggunakan obat-obatan.

Coping Outcome
Lazarus dan Folkman (1984) menyatakan, coping yang efektif adalah coping yang membantu seseorang untuk mentoleransi dan menerima situasi menekan, serta tidak merisaukan tekanan yang tidak dapat dikuasainya. Sesuai dengan pernyataan tersebut, Cohen dan Lazarus (dalam Taylor, 1991) mengemukakan, agar coping dilakukan dengan efektif, maka strategi coping perlu mengacu pada lima fungsi tugas coping yang dikenal dengan istilah coping task, yaitu :
Mengurangi kondisi lingkungan yang berbahaya dan meningkatkan prospek untuk memperbaikinya
Mentoleransi atau menyesuaikan diri dengan kenyataan yang negatif.
Mempertahankan gambaran diri yang positif.
Mempertahankan keseimbangan emosional.
Melanjutkan kepuasan terhadap hubungannya dengan orang lain.

Menurut Taylor (1991), efektivitas coping tergantung dari keberhasilan pemenuhan coping task. Individu tidak harus memenuhi semua coping task untuk dinyatakan berhasil melakukan coping dengan baik. Setelah coping dapat memenuhi sebagian atau semua fungsi tugas tersebut, maka dapat terlihat bagaimana coping outcome yang dialami tiap individu. Coping outcome adalah kriteria hasil coping untuk menentukan keberhasilan coping. Coping outcome, yaitu :
Ukuran fungsi fisiologis, yaitu coping dinyatakan berhasil bila coping yang dilakukan dapat mengurangi indikator dan arousal stres seperti menurunnya tekanan darah, detak jantung, detak nadi, dan sistem pernapasan.
Apakah individu dapat kembali pada keadaan seperti sebelum ia mengalami stres, dan seberapa cepat ia dapat kembali. Coping dinyatakan berhasil bila coping yang dilakukan dapat membawa individu kembali pada keadaan seperti sebelum individu mengalami stres.
Efektivitas dalam mengurangi psychological distress. Coping dinyatakan berhasil jika coping tersebut dapat mengurangi rasa cemas dan depresi pada individu.

dari berbagai sumber
ditulis oleh Reina Wangsadjaja, S, Psi 

Jumat, 01 Mei 2009

Tips dan Trik Melamar Kerja "bagian 2"

0 komentar
Lamaran yang kita buat memang harus sesingkat mungkin, namun tetap bisa memasukkan semua unsur yang dipelukan seperti disebutkan di atas tadi. Soalnya, pemeriksaan lamaran biasanya dilakukan cepat, serta si pemeriksa hanya melihat hal-hal yang dibutuhkan atau yang jadi persyaratan.

Dengan pertimbangan itu, kemungkinan Anda bisa diterima juga sangat besar, karena menunjukkan kalau Anda merupakan calon pegawai potensial, dengan potensi yang Anda miliki tersebut. Jadi jangan membuat surat lamaran yang membingungkan dengan bermacam-macam keterangan dalam satu bagian.

Setidaknya ada empat bagian penting harus dicantumkan, dan ini surat lamaran yang balk.
Catatan: Tiap kop surat lamaran, biasanya berisi nama, alamat, nomor telepon, serta e-mail. Baru kemudian posisi yang Anda inginnkan.

Panjang
Setiap lamaran/CV sebaiknya jangan sampai melebihi tiga lembar. Lebih baik dua lembar saja. 

Lampiran
Tiap sertifikat ijazah, atau surat-surat referensi tidak perlu dimasukkan dalam surat lamaran. Anda harus menunjukkannya saat datang dalam wawancara. Bila memang ingin melengkapi salah satu dokumen akademik, lampirkan ijasah terakhir serta referensi kerja sekarang
Catatan: Ada beberapa /amp/ran dokumen harus asim, bukan dalam bentuk foto copy dan akan dikembalikan bila telah diperiksa.
Sementara soal pas foto, yang paling populer digunakan selama ini memang seukuran pas foto untuk pasport. Nemun, soal ukuran ini biasanya ditentukan oleh pemasang iklan. Namun, soal ini biasanya tidak menjadi masalah.

Lamaran Lewat E-mail
Dengan berkembangnya internet, lamaran lewat Internet seperti sekarang juga sangat populer. Dan banyak perusahaan di Indonesia saat ini juga menerima lamaran lewat e-mail ini. Untuk lamaran lewat email ini, Anda juga bisa melampirkan seluruh biodata itu lewat e-mail.

Cover Surat
Kerapian serta bentuk surat ternyata menjadi bagian sangat penting. Memang sih, ada sebagian orang yang menganggap bahwa wawancara merupakan bagian paling menetukan, tidak perduli apakah surat lamarannya baik atau jelek. Padahal dengan membuat lamaran bagus serta keterangan jelas dan singkat, merupakan salah satu bukti keseriusan Anda meraih posisi yang diinginkan. Jadi bukan hanya wawancara yang penting, bagaimana bentuk surat lamaran kita juga sangat diperlukan. Kombinasi dari keduanya ini sangat ideal, karena akan menjelaskan Anda sebenar-benarnya.

Nah dalam setiap surat lamaran, selalau ada poin-poin penting yang harus diperhatikan, sebagai patokan yang harus selalu mencantumkan;
Pertama, jelaskan bagaimana Anda mengetahui lowongan ini.
Berikan penjelasan singkat mengapa Anda tertarik merih posisi itu, dan kenapa percaya dengan kepamampuan yang Anda miliki.

Mintalah untuk wawancara langsung secara pribadi.
Informasi tentang bagaimana Anda bisa dihubungi.

Tips dan Trik Melamar Kerja "bagian-1"

0 komentar
Bagaimana bentuk lamaran kerja yang kita buat ternyata mempengaruhi kesempatan Anda diterima kerja. Soalnya, beberapa informasi serta bentuk penyampaian dalam lamaran kerja itu telah jadi pertimbangan perusahaan atau konsultan perusahaan menerima Anda. Untuk Itu, beberapa tips ini bakal sangat berguna bagi yang bakalan melamar kerja.

Informasi Pendidikan
Informasi tentang uniuversitas/institut, bisa Anda mulai dengan menyebutkan jurusan, kemudian berapa tahun pendidikan itu yang ditempuh. Di Indonesia, rata-rata       perusahaan memang lebih memperhitungkan untuk menyeleksl pegawai universitas negeri dibanding swasta. Namun demikian, tidak semua perusahaan menerapkan hal demikian. Kembali kepada apa yang mesti Anda deskripsikan tentang infromasi pendidikan, yang pertama ialah, strata pendidikan, nama universitas serta kotanya, kemudian tahun yang ditempuh. Baru kemudian sebutkan jurusan kuliah yang sudah ditempuh.
Contoh: Bachelor degree. University of Indonesia, Jakarta, 1990 Major: Management
Dengan penyebutan lamaran lebih lengkap, kesempatan untuk diterima sangat besar. Soalnya, meski pengalaman Anda sangat kurang, namun bila latar belakang pendidikan atau banyak kursus-kursus yang dijalani sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan, kesempatan untuk diterimanya juga sangat besar.

Kegiatan Ekstra Kurikuler
Cantumkan dan gambarkan seluruh kegiatan ekstra kurikuler yang pernah diikuti. Soalnya, bila pendidikan atau pengalaman yang Anda miliki sama sekati tidak berhubungan dengan kebutuhan perusahaan, tapi bila ada salah satu aktivtas atau pertispasi yang pernah Anda ikuti (terutama jika Anda kerja dl kantor) atau kata-kata tentang sesuatu yang Anda inginkan, bisa jadi rujukan yang kemungkinan sesuai dengan kerjaan Itu.
Misalnya keterangan singkat tentang kemampuan dan kebiasaan Anda bakalan bisa mempengamhi perusahaan untuk menjadikan Anda sebagai pegawainya. Dengan keberhasilan ini berarti Anda punya kemampuan untuk "melakukan deal secara efaknf dsgan siapa saja".

Penghargaan
Jangan lupa cantumkan juga penghargaan atau piagam yang pernha diterima selama menempuh pendidikan, baik dari lembaga tempat menempuh pendidikan atau dart lembaga lain.
Pendidikan Tambahan/Training Khusus
Semua pendidikan tambahan yang diperoleh saat kuliah di universitas/institut perlu juga dicantumkan. Pendidikan tambahan itu, bisa berupa kursus atau training untuk sesuatu yang spesisik, misalnya tentang Teknologi Informasi, Manajemen, Marketing atau Sales.

Pengalaman Kerja
Cantumkan seluruh pengataman kerja dengan membuat semacam daftar, termasuk tanggalnya. Cara pengurutannya dimulal pekerjaan sekarang yang diurutkan dengan cara tahun pertama kerja sekarang. Jangan lupa beri keterangan singkat tentang perkerjaan singkat dan jelas. Kemudian jangan lupa fokuskan kemampuan yang Anda kuasai sesuai pekerjaan yang Anda inginkan. Gambarkan juga bagaiamana kemampuan yang kembangkan. Bahkan bila Anda mempunya pengalaman kerja paruh waktu, atau kerja dengan waktu yang sangat singkat tidak ada salahnya untuk disebutkan.

Catatan: Bila ada beberapa pengalaman kerja yang bertolak belakang posisinya, Anda harus bisa memberi penjelasan sepenuhnya tapi tetap bisa memberi penjelasan lebih detail alasannya. Selain itu, bagi Anda yang menginginkan kerja secara part time, sebutkan juga alasan paling tepat sehingga kenapa tidak mau kerja full time.
Keberhasilan/Sukses
Macam-macam penghargaan yang pernah diperoleh, atau promosi yang pernah diterima selama menjadi pegawai di sebuah perusahaan, bisa juga dilampirkan.

Kecakapan Khusus
Kecakapan khusus ini sangat penting terutama untuk calon pegawai yang dibutuhkan, misalnya hams memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dan Inggris. Untuk semua ini, keahlian yang Anda miliki sebaiknya juga disebutkan, misalnya kemampuan menjalankan komputer, surat izin mengemudi, tes psikologi, atau kecakapan lain.  

Organisasi Profesional
Cantumkan semua afillasi profesional, semacam keanggotaan profeslonal yang Anda ikuti. Kemudlan cantumkan juga posisi serta tugas yang Anda lakukan di organlsasi itu, misalnya bagaimana mencari dana atau sebagalnya.                                                           "

Pengalaman Militer
Memang Indonesia tidak mewajibkan kepada warganya untuk ikut wajib militer. Namun pengal.iman ikut kegiatan militer bisa juga jadi pertimbangan, baik itu karena sukrela atau memang dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan.

Pengalaman Jadi Sukarelawan
Tiap pengalaman sebagai sukarelawan atau kegiatan sosial yang pernah diikuti, atau masih diikuti sampai sekarang bisa juga dicantumkan. Pengalaman di kegiatan sosial itu bisa berupa asosiasi profesional, klub-klub atau kegiatan khusus lainnya (misalnya berhubungan dengan sekolah anak-anak Anda, olahraga, atau perpisahan). Macam-macam pengalaman tadi bisa di sebutkan dan beri keterangan seperlunya.

Infromasi Pribadi
Selama ini, model surat lamaranya umumnya selalu menyertakan kalimat tentang, "kemampuan serta keinginan khusus" "keterangan singkat tentang pelamar", sarta "kata-kata filosofi". Bila Anda mempunyai sesuatu yang sangat penting untuk dikatakan, semua itu sudah masuk di keterangan ini.
Model seperti itu merupakan bentuk standar yang biasa disebut "personal data" atau "data pribadi", yang berisi informasi tentang tanggal lahir, status perkawinan, serta beberapa keterangan pribadi lain. Anda bisa memasukkan data ini bila memang perlu, tapi Anda sebenarnya boleh tidak mencantumkan data ini lebih lengkap bila Anda pikir tidak periu. Soalanya infromasi yang Anda sebutkan sebelumnya sudah cukup.                                       

Referensi
Referensi ini memang perlu, tapi Anda tidak perlu mencantumkan daftar terlalu banyak, cukup 3 sampai 4 saja. Isi dengan kalimat-kalimat sopan tentang yang bisa dijadikan referensi, jabatan, nama, posisi, afiliasi, alamat, serta kontak pribadi. Seseorang yang akan memberi referensi Anda itu, harus benar-benar bisa jadi atasan dalam bekerja, seperti supervisor, manajer, dan executive.

Trik Sukses Lewati Masa Percobaan!

0 komentar
Berikut Ini adalah hal-hal penting yang harus Anda lewati dari bulan ke bulan agar Anda lolos melewati 'ranjau-ranjau' percobaan:

- Bulan pertama
Pada bulan pertama masa percobaan, Anda wajib mengenal orang-orang yang akan bekerja sama dengan Anda. Dalam hal inl Anda harus bersikap 'pro aktif, jangan cuma diam menunggu orang memberi tahu Anda. Kalau ada hal yang kurang Anda pahami, cobalah untuk bertanya pada rekan-rekan baru Anda atau bahkan bos Anda. Jangan ragu untuk berkumpul dan berbincang-bincang dengan rekan-rekan, misalnya saat makan siang. Ingat, kesuksesan orang dalam pekerjaan bukan semata-mata karena dia pintar tapi juga ditunjang oleh kemampuannya bergaul.

- Bulan kedua
Setelah melewati masa kerja sebulan, rekan-rekan dan bos Anda tentu sudah bisa melihat performa kerja Anda dalam bentuk kongkrit. Memuaskan atau tidaknya hasil kerja Anda, tentu tak akan luput dari penilaian. Seperti apa, pekerjaan yang diharapkan perusahaan, mungkin masih misteri. Maka dibulan kedua ini jangan sekalipun Anda 'lengah'. Jangan sekalipun Anda bolos kerja dan jangan menolak tugas-tugas yang diberikan pada Anda. Dalam mengerjakan tugas, sesuaikan dengan deadline. Sekali Anda bolos atau menolak tugas, penilaian terhadap diri Anda akan minus.

- Bulan ketiga
Memasuki bulan ketiga tentunya Anda harus sudah semakin memahami budaya perusahaan, karakterbos dan rekan-rekan, dan yang penting Anda harus sudah semakin menguasai pekerjaan (job desc) Anda. Di masa inipun Anda harus lebih berani melakukan 'gebrakan'. Tawarkan diri Anda untuk membantu mengerjakan proyek-proyek sulit yang tengah dikerjakan perusahaan. Bergabunglah dengan tim yang handal, Anda bisa belajar lebih banyak dari situ.
Nan bagaimana setelah melewati masa tiga bulan..? Apakah usaha Anda berhenti sampai disitu? Tentu saja tidak! Karena tidak ada kata 'berhenti' untuk terus menggali dan meningkatkan kompetensi diri. Selamanya Anda harus melewati proses. Dan proses itu akan terus berlanjut sampai kapanpun. So, jika Anda berhasil mengaktualisasikan diri selama tiga bulan dan setelahnya, Anda bukan saja akan disahkan sebagai karyawan tetap, tetapi akan cepat mendapatkan promosi jabatan.

Best Article